Persipal butuh suntikan pemain baru berkualitas
Penulis: Syahrul Wardana | Publikasi: 19 November 2023 - 13:05
Bagikan ke:
TUTURA.ID - Persipal butuh suntikan pemain baru berkualitas
Laga antara Persipal BU versus PSBS Biak di Stadion Gawalise, Palu (Foto: Syahrul Wardana/Tutura.Id)

Persipal BU kembali menelan pil pahit gagal menambah poin untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara Grup 4 kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2023/24.

Bertanding di kandang sendiri, Stadion Gawalise, Sabtu (18/11/2023) siang, tim asuhan Bambang Nurdiansyah takluk dengan skor 1-2 usai menghadapi PSBS Biak.

Ini merupakan kekalahan kedua secara beruntun. Sebelumnya Laskar Tadulako juga menelan kekalahan saat bertamu ke Stadion Klabat, Manado (12/11). Menghadapi tuan rumah Sulut United, Rendy Saputra dkk. pulang membawa kekalahan juga dengan skor 1-2.

Kegagalan menambah pundi-pundi poin bikin asa untuk lolos menembus kasta Liga 1 tentu makin berat. Persipal yang saat ini mengantongi nilai sembilan dari hasil delapan kali laga menempati urutan keempat.

Satu anak tangga di bawahnya mengintip Kalteng Putra yang mengemas poin sama dari hasil sembilan kali pertandingan. Kedua tim hanya terpaut selisih gol.

Persipal sebenarnya menatap pertandingan lawan PSBS Biak dengan penuh optimisme bakal memetik poin penuh. Selain karena faktor bermain di kandang sendiri yang terkenal angker bagi tim tamu, Persipal selalu berhasil mengantongi poin saban berlaga di Stadion Gawalise, juga berkaca dari pertemuan sebelumnya di kandang PSBS Biak.

“Kita main di kandang mereka saja bisa kita tahan draw. Harapannya besok kita harus poin penuh,” ujar Coach Banur sehari jelang laga.

Selain itu, tim Badai Pasifik—julukan PSBS Biak—baru saja kehilangan Hendri Susilo sebagai pelatih kepala. Manajemen klub memecat pelatih asal Padang itu usai kalah menghadapi Persewar Waropen (3/11). Posisinya digantikan oleh Regi Aditya sebagai caretaker.

Bermain di hadapan Persipal Mania yang memadati stadion, Coach Banur mengusung formasi ofensif 4-3-3 seperti kala menghadapi Sulut United. Hasilnya positif, skuad tuan rumah berhasil mendominasi jalannya awal laga.

Saat laga memasuki menit ke-12, Fikri Ardiansyah berhasil menaklukkan kiper Panggih Sambodo melalui sepakan bebas yang melaju kencang dari luar kotak penalti. Tribune stadion langsung menggempita oleh selebrasi Persipal Mania. Papan skor berubah untuk keunggulan tuan rumah.

Tim tamu membungkam suporter tuan rumah setelah gelandang Melvis Uaga yang masuk menggantikan Nelson Alom berhasil mencetak gol saat pertandingan memasuki menit ke-44.

Berawal dari serangan di sisi kanan, bola yang dikuasai pemain veteran sekaligus kapten Ruben Sanadi mengirimkan umpan ke tengah area kotak penalti Persipal.

Bola liar hasil tandukan bek Persipal kemudian jatuh di kaki Febrianto Uopmabin yang menyodorkan umpan pelan mendatar ke arah Melvis.

Lantaran berdiri tanpa kawalan berarti, Melvis yang berada sedikit di luar kotak penalti tanpa ampun melepaskan tendangan keras. Ramadhan, kiper utama Persipal, tak mampu menghalau derasnya bola yang bersarang ke pojok kanan atas gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Usaha tuan rumah untuk menggandakan keunggulan makin berat setelah bek Murdaim mendapatkan kartu merah pada menit ke-52. Mantan pemain yang pernah memperkuat Bandung United itu diusir keluar oleh wasit Muhammad Tri Santoso setelah menerima dua kartu kuning.

Bermain 10 versus 11 terang berat. Kekhawatiran tersebut jadi kenyataan saat laga memasuki menit ke-79. Kerja sama apik duo striker Beto Goncalves dan Mamadou Barry berhasil mengacak pertahanan Persipal.

Melalui pergerakan tubuhnya, Barry mengecoh Agim Fariansyah yang berusaha menutup ruang tembak. Melalui sontekan kaki kanan, penyerang asal Guinea itu mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang. Ramadhan lagi-lagi tak kuasa menepis sehingga skor berubah menjadi 2-1 untuk tim tamu.

Hingga peluit akhir dibunyikan skor tak berubah. PSBS Biak membawa pulang tiga poin. Sementara tuan rumah Persipal harus gigit jari gagal menambah poin dalam dua laga beruntun.

Pelatih Bambang Nurdiansyah (tengah) saat menghadiri konferensi pers usai pertadingan Persipal BU kontra PSBS Biak (Foto: Syahrul Wardana/Tutura.Id)

Krisis di lini tengah

Saat mengikuti konferensi pers usai pertandingan, pelatih Bambang Nurdiansyah mengakui ketimpangan skuadnya di lini tengah. Dalam permainan sepak bola, sektor ini sangat krusial.

Tim yang bisa menguasai lini tengah berpotensi lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Demikian adagium yang kerap kita dengar untuk merujuk betapa pentingnya lini tengah diisi pemain-pemain berkualitas.

Alasannya lini sentral ini jadi titik awal tim memulai skenario serangan. Pun sebaliknya, kerap menjadi tembok pertama mematahkan serbuan lawan.

"Makanya Fikri juga saya paksakan (main) karena memang gelandang kita kurang. Secara permainan kita enggak jelek, tapi hasilnya jelek. Kita kalah," ujar Banur.

Badai cedera yang silih berganti menimpa para pemain menambah nestapa. Sehari sebelum pertandingan, pelatih yang dulunya berposisi sebagai penyerang itu mengakui problem timnya.

“Masalah pemain yang tak kunjung fit 100% ini selalu saja jadi kendala. Ada yang belum fit, ada juga yang masih cedera,” ujar Coach Banur dalam konferensi pers sebelum laga versus PSBS Biak.

Pelatih berumur 63 tahun ini sebenarnya sudah meminta tambahan beberapa amunisi baru untuk mengarungi putaran kedua kompetisi.

“Saya sudah mengajukan pemain baru, makanya saya berani mengeluarkan tiga pemain. Harapan saya cepat dapat pemain, tapi tidak gampang mencari pemain. Sampai sekarang kita enggak dapat," ungkap Coach Banur.

Hingga saat ini, manajemen Persipal baru mendatangkan Andrean Bonar dari klub lokal Bintang Timur Taipa. Musim lalu bek tengah ini pernah juga memperkuat Laskar Tadulako.

Keputusan tersebut memantik ragu sebagian warganet perihal keseriusan manajemen klub memperkuat komposisi skuad karena belum mendatangkan pemain baru nan mumpuni, minimal yang berasal dari sesama klub Liga 2.

Ambil misal langkah PSBS Biak yang memboyong penyerang Osas Saha dari Kalteng Putra. Sementara itu, Persewar Waropen, sesama klub asal Papua, mendatangkan empat pemain baru untuk mengarungi putaran kedua, yaitu Israel Wamiau, M. Fahad Abdullah, Rezin Diop Wamu, dan Daud Irfan Kararbo.

Klub daerah tetangga yang menempati posisi ketiga klasemen sementara, Sulut United, bahkan merekrut dua pemain asing. Mereka adalah bomber Joalisson Santos Oliveira (Brasil) dan bek Aidar Mambetaliev (Kirgizstan).

Asa Persipal untuk menembus Babak 12 Besar yang menentukan promosi ke Liga 1 musim depan sebenarnya di atas kertas masih terbuka. Pasalnya ada tiga klub peringkat teratas masing-masing grup yang berhak lolos memperebutkan tiga tiket promosi.

Sebaliknya, empat klub penghuni posisi terbawah pada klasemen akhir akan masuk kotak. Mengikuti play-off degradasi yang terdiri dari empat grup. Dua klub peringkat terbawah masing-masing grup akan langsung terdegradasi ke Liga 3.

Laskar Tadulako masih menyisakan empat pertandingan, dua di antaranya berlangsung di kandang sendiri. Memaksimalkan setiap pertandingan—terutama laga kandang—dengan meraih poin penuh jadi keharusan.

"Kami tetap berusaha untuk lolos ke babak berikutnya. Doakan saja semoga dua pertandingan kandang bisa kita maksimalkan dengan bagus," pungkas Banur.

Andi Baso Djaya turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Bagaimana perasaanmu setelah membaca artikel ini?
Suka
1
Jatuh cinta
0
Lucu
0
Sedih
0
Kaget
0
Marah
0
Mungkin tertarik
TUTURA.ID - Persipal BU tertahan di kandang. Posisi klasemen melorot
Persipal BU tertahan di kandang. Posisi klasemen melorot
Persipal BU tak berhasil memanfaatkan keunggulan jadi tuan rumah setelah hanya bermain seri menghadapi Persiba…
TUTURA.ID - Festival Lestari 2023 jadi tempat promosi potensi agrobisnis di Sigi
Festival Lestari 2023 jadi tempat promosi potensi agrobisnis di Sigi
Pemkab Sigi terus menggenjot potensi pasar agrobisnis agar makin beroleh tempat saat pelaksanaan Festival Lestari…
TUTURA.ID - Perbudakan modern di balik gemerlap Piala Dunia 2022
Perbudakan modern di balik gemerlap Piala Dunia 2022
Pembangunan stadion dan infrastruktur lain selama persiapan Piala Dunia 2022 telah merenggut ribuan nyawa buruh…
TUTURA.ID - Piala Dunia 2022: Euforia nobar di Palu tak seramai dulu
Piala Dunia 2022: Euforia nobar di Palu tak seramai dulu
Hanya ada satu tempat komersil di Palu yang pegang lisensi nobar Piala Dunia 2022. Benarkah…
TUTURA.ID - Darurat Kekerasan Seksual Di Sulteng