Seni Budaya
Mengembangkan tradisi lisan agar tak lekas punah
Komunitas Seni Tadulako—Yayasan Tadulakota menggelar acara "Merangkai Kearifan Lisan Bumi Tadulako" sebagai upaya agar seni lisan Suku Kaili tetap lestari.
Workshop Sastra Pakuli: Ikhtiar penciptaan karya sastra jadi medium pencatatan keragaman botani herbal
Keragaman bahan tanaman obat di Desa Pakuli memantik minat untuk dicatatkan. Uniknya, kekayaan pengetahuan lokal Suku Kaili ini dilakukan melalui medium sastra.
Menyuguhkan nyanyian rakyat Lembah Sigi dengan sentuhan modern
Langkah awal PAPPRI Sigi melestarikan lagu-lagu rakyat yang mulai terlupakan. Merilisnya dalam album kompilasi Nyanyian Lembah Sigi. Aransemennya lebih modern.
Festival Dade Reme Vula, upaya membangkitkan kembali tradisi perayaan saat bulan purnama
Dulunya orang Kaili kerap melakukan pesta rakyat saat Bulan Purnama tiba. Tradisi ini kembali dihidupkan dengan festival seni dan budaya.
Generasi digital, kenali warisan budaya melalui permainan tradisional
Festival Permainan Rakyat Sulteng menghadirkan beberapa permainan tradisional yang eksistensinya makin asing bagi anak-anak generasi kekinian.
Menutup pameran Rasi Batu dengan antusiasme
Pameran seni "Rasi Batu: Residensi Seribu Megalit" akhirnya tuntas setelah melewati 21 hari penyelenggaraan. Animo pengunjung ternyata di luar ekspektasi.
Mengenalkan budaya Kaili melalui lagu-lagu anak
TBM Tata Vuri bersama Yayasan Peduli Musik Anak Indonesia merilis empat lagu anak berbahasa Kaili melalui platform Spotify.
Menemukan narasi alternatif tentang situs megalit dalam pameran Rasi Batu
Forum Sudutpandang menghadirkan pameran seni "Rasi Batu: Residensi Seribu Megalit" yang berlangsung hingga 4 Juni 2024. Gratis.